[Speciclet] C | Cleansing Cream
Cleansing Cream
Alphabetic Speciclet
© Ghaziana, 2013
Super Junior's Choi Siwon
Rate : T
Rate : T
*
“Aigoo… Kasihan sekali suamiku
ini, lelah hm?” suara manis yang memecah keheningan dikamar putih luas milik
mereka membuat sang lelaki terkekeh geli. Sedari tadi ia hanya memejamkan mata,
terduduk diatas tempat tidur dan bersandar dikepalanya yang terbuat dari kayu mahoni tua dan
terbungkus halus bahan kulit. Samar-samar, ia masih bisa mendengar suara-suara
bising para tetangga dan kuda-kuda mereka dari luar rumahnya yang terletak jauh
dari keramaian.
Matanya memang terpejam nyaman,
namun didalam dadanya, jantungnya bekerja begitu cepat. Mungkin karena seluruh
tubuhnya tahu bahwa wajah yang dirindukannya selama beberapa minggu ini tengah
berada tepat beberapa inchi dari wajahnya. Kalau saja ia tak bisa menahan diri,
mungkin bibir merah yang menjadi sasarannya tersebut sudah diterkam oleh ia
yang baru saja pulang dari pekerjaan melelahkan disebuah kantor besar di Seoul.
Kepalanya pening sekali. Dan
mengantuk—tentu saja.
Dengan mudahnya, ia terlelap
sambil merasakan usapan lembut kapas dan pembersih make-up dingin milik
istrinya yang menyapu kedua matanya. Alasannya, karena sang istri benci melihat
suaminya berwajah kumal dimalam hari.
“Apa masalahmu sudah selesai?”
tanya sang wanita lagi, dan lelaki berlesung pipi itu hanya mengangguk sambil
tersenyum diambang lelap tidurnya.
“Hm..” Kini sang istrilah yang
tertawa tipis melihat wajah dihadapannya begitu tenang setengah terlelap
seperti bayi. Warna hitam yang menggantung dibawah kelopak mata suaminya.
“Kau tidak menghubungiku sejak
proyekmu di China kau tangani sendiri..” Keluhnya manja. Lelaki berdada bidang
itu membuka matanya setelah usapan lembut dari kapas dan pembersih wajah
beraroma mint itu tak lagi menyapa wajahnya. Ia dapat melihat sang istri yang
tengah duduk bersila membereskan cleansing-cream dan kapas diatas nakas tepat
sebelah tempat tidurnya sambil memajukan bibirnya.
“Aigoo, kenapa kutinggal tiga
minggu istriku jadi manja begini, huh?” ucapnya setelah menangkup kedua pipi
istrinya sambil tertawa kecil, “…aku selalu merincukan sentuhanmu, suaramu,
masakanmu, ciumanmu, dan semua pegawai wanita dikantor cabang China tidak ada
yang secantik kau walaupun mata mereka lebih sipit darimu. Aku bekerja ‘kan
untuk keluarga kita, arrachi? Kalau kau berpikir aku selingkuh, kau harusnya
berpikir siapa yang berani melawanmu setelah mencoba menggodaku.” Lelaki
tersebut menggenggam tangan istrinya erat, lalu mengecup dahi putih didepannya
dengan lembut. Sang istri hanya tersenyum lalu mengangguk.
“Apa kau mengantuk?”
“Hm..”
“Oke.” Wanita tinggi semampai itu
berdiri beranjak dari hadapannya setelah sang lelaki menurunkan tubuhnya hingga
terbaring terbalut selimut putih tebal. Sementara sang wanita membereskan
bathrobe yang ada diatas tempat tidur dan digantungnya didepan pintu kamar
mandi kamarnya. Lalu diraihnya jas hitam milik sang suami berlabel emas
bertuliskan ‘CEO, Siwon Choi’ yang ikut tergantung diatas gantungan baju
didepan pintu kamar mandi kamarnya. Langkahnya mulai terarah menuju tempat
tidur dan direbahkannya tubuh putih mulus itu dengan balutan selimut dan
pelukan hangat sang suami yang sungguh dirindukannya.
[끝]
siwon kegantengan (?)
p.s : no comment-.-