[Speciclet] Z | Zero
Zero
Alphabetic Speciclet
© Ghaziana, 2013
FTIsland's Seunghyun
Rate : K+
Warn! ngakak ditengah2 :p
p.s : spesial pake telor buat monicagitaa
*
“Eung….hai…”
Seunghyun dengan berani menyodorkan telapak tangannya untuk segera disambut
oleh gadis disebelahnya. Senyum gadis itu terlihat ramah dan berbeda. Kulitnya
yang diterpa sinar matahari terlihat lebih eksotis, tidak sepertinya yang
berkulit putih pucat, “aku Seunghyun.” Ucapnya malu-malu, sembari
menyembunyikan sebelah tangannya yang lain yang sedang mengetik di keyboard
ponselnya.
Ia mengetik
sebuah pesan singkat pada hyungnya yang mungkin sedang berkumpul di studio
sekarang. Hyung aku sudah bersalaman. Lalu bagaimanaaaaaaa??
Wajahnya
kini kikuk kebingungan. Setelah bersalaman, ia menggaruk tengkuknya. Astaga,
wajahnya mungkin memerah merata hingga ke leher. Semua karena Seunghyun tak
memiliki pengalaman jatuh cinta sebelumnya. Ergh.
Pengalaman
cinta, nol.
Punya pacar,
nol.
Punya
mantan, apalagi. Itu nol besar.
Kepribadian
saja yadong, tapi punya keberanian menembak perempuan saja tidak punya.
Jaejin dan
Hongki bersedia untuk membantu si magnae yang sedang terpikat oleh seorang gadis
anak baru pindahan dari negara….entahlah. Pokoknya wajahnya terlihat lebih
gelap dan matanya lebih lebar dari miliknya. Seunghyun tahu bahwa semua
hyungnya di FTIsland—nama band sekolahnya itu sangat berpengalaman dalam
menggaet gadis., apalagi Jaejin dan Hongki yang suka sekali bergonta-ganti
pacar. Seunghyun menarik nafasnya dalam-dalam. Berdoa dalam hati semoga Jaejin
segera membalas pesannya.
Ia
benar-benar kebingungan aduuuuuh harus bicara apa!! Padahal dia sudah dengan
enak duduk disebelah gadis ini yang tadinya sibuk dengan novelnya. Semakin dia
duduk disebelahnya, Seunghyun semakin penasaran dengan suara gadis ini. Senyum
gadis ini. Semuanya yang dipunyai gadis ini.
Lalu
ponselnya bergetar, membuatnya langsung membuka. Tanya namanya bodoh. Hobi, kelas,
asalnya darimana. Astaga kau ini!
Entah
bagaimana bisa Seunghyun mengangguk setelah membaca isi pesan dari Jaejin. Lalu
wajahnya menatap lagi gadis manis disebelahnya, berusaha untuk membuka topik.
“Eung….namamu?
Nugu?”
Gadis itu
menganggukkan kepala sekali. Mungkin salam sopan yang diajarkan di negaranya,
“Gita.” Ucapnya singkat.
“Darimana?
Anak baru?” Aduh, semoga saja Seunghyun tidak terlihat kaku lagi. Ia sudah
cukup sekali merutuki dirinya sendiri karena tak bisa terlihat gentle didepan seorang gadis. Sebenarnya
banyak sekali pertanyaan yang ada diotaknya sekarang. Siapa nama lengkapmu, dimana rumahmu, boleh kuminta nomor ponselmu, apa
hobimu, cita-citamu, kau berapa bersaudara, kapan kau ke Korea, kau suka lagu
genre apa, apa kau suka nonton yadong, apa kau masih perawan…………………….
Tolong
abaikan pertanyaan terakhir.
“Dari
Indonesia.” Ooooh Indonesia…. Seunghyun
mulai kebingungan lagi. Kenapa sih gadis ini pendiam sekali!
“Kau kelas
apa? Aku baru melihatmu disini. Kau tahu aku? Seunghyun FTIsland, personel band
sekolah.” Ucapnya panjang—dan yang paling terpanjang hingga saat ini, lalu
diakhiri dengan kekehan yang membuat Gita disebelahnya ikut tertawa. Mungkin
gadis itu sudah menyadari kekikukkan Seunghyun. Atau jangan-jangan Gita bisa
menyadari bahwa pengalaman cinta Seunghyun adalah nol besar?
Ah jangan
sampai begitu!
“Hihihi, aku
ikut pertukaran pelajar. Masih kelas dua. Kau sunbaeku ya?” Tanya Gita lalu
disambut oleh anggukan riang Seunghyun. Asumsi Seunghyun saat ini adalah: gadis
ini akan menjawab pertanyaannya dengan panjang dan ramah jika pertanyaan
Seunghyun berbobot. Oke.
“Yep,
panggil aku Seunghyun saja. Aku seumuran denganmu walaupun aku sunbae.”
Gita
tersenyum, “Oke.” Lalu memandang Seunghyun yang wajahnya semerah tomat, “aku
lihat spanduk FTIsland di seluruh sisi gerbang sekolah. Apa disini ada
perkumpulan penyuka musik?” Tanya Gita dengan mata yang berbinar. Halah,
Seunghyun benar-benar tertarik dengan gadis ini! Seunghyun baru pertama kali
bisa berkenalan dengan lancar dan secepat ini. Ditambah lagi dengan dua pipi
pualam gadis didepannya yang membuatnya semakin lucu saja. Aish dia akan
benar-benar pamer pada hyung-hyungnya tentang betapa lucunya gadis ini.
“Wah, apa
kau suka musik?” Seunghyun penasaran. Senyumnya merekah ketika Gita menghadap
kearahnya dengan anggukan semangat.
“Nde! Aku
suka sekali! Aku suka main gitar. Apa aku boleh masuk ke perkumpulan itu?”
“Gitar?!
Ya!! Kita bisa jadi partner nanti! Aku
juga suka sekali bermain gitar.”
“Jinjja?
Waaah kebetulan!” Gita menyeruput milkshake yang tinggal sedikit dalam
gelasnya, lalu kembali menghadap Seunghyun, “aku baru beberapa hari masuk ke
sini dan belum pernah berkenalan dengan namja.”
“Apa aku yang
pertama?” Tanya Seunghyun menunjuk ke wajahnya sendiri. Dan Gita mengangguk
riang. Astaga! Beruntung sekali Seunghyun menjadi yang namja pertama di Korea
Selatan yang berkenalan dengan hoobae manis luar negeri ini! Kalau begini
caranya, dia harus benar-benar mendengarkan seluruh saran Jaejin dan Hongki.
Mereka yang mendorong Seunghyun habis-habisan, sih.
“Berarti
kita teman ya, sekarang!” Seunghyun memberikan kelingkingnya, lalu Gita juga
menautkan kelingkingnya. Setelah mereka saling melepaskan, kenapa Seunghyun
bisa melihat semburat merona dipipi gadis itu? Dia lucu sekali!
Seunghyun
diam-diam mengetik lagi diponselnya, sambil memandang intens gadis disebelahnya
yang tengah menyeruput habis milkshakenya. Aish hyung aku dan dia sudah jadi teman!
Pipinya imut sekali!!!!! Apa yang harus kulakukan sekarang huhuhu
Lalu
ponselnya bergetar lagi, wah? Cubit saja pipinya kalau kau suka!:p
Cubit?
Benarkah? Secepat inikah seorang Seunghyun bisa melakukan skinship? Kkkkk
Tapi semua
saran hyungnya itu selalu benar. Sepertinya Seunghyun memang harus melakukan
itu.
Pemuda ini
menatap gadisnya dengan sangat intens. Lama kelamaan mendekat dan membuat Gita
sedikit mendorong kepalanya ke belakang. Senyumnya menghilang ketika tangan
Seunghyun meraba kedua pipinya lalu mencubit dan menggoyangkannya ke kiri lalu
ke kanan.
“Kyaaaa kau
lucu sekali! Aku baru lihat gadis dengan pipi seimut dirimu!” Tapi tiba-tiba,
Gita memegang tangan besar Seunghyun agar menjauh dari dirinya. Dia berdiri dan
segera memasuk-masukkan buku novelnya kedalam tas. Seunghyun kebingungan. Loh
loh, dia kenapa?
Gita
memandang Seunghyun dengan tatapan aneh, sedangkan Seunghyun masih dengan
ketakutannya. Dan hal itu terjadi juga. Gita pergi darinya sambil berlari.
“Ya!
Gita-ssi! Waeyo?! Hei!” Teriaknya, tapi gadis itu tetap pergi menjauh
meninggalkan dirinya yang dengan sedih memandang punggung gadis tersebut. Apa
yang dilakukannya salah? Apa Gita tidak suka dicubit? Apa skinshipnya terlalu
cepat? Erghhh! Dihempaskannya dengan barbar punggungnya kebelakang. Lalu dengan
cepat dia menghubungi hyungnya itu.
‘yob—‘
‘Ya!!! Hyung! Dia meninggalkanku aaaaaah
apa yang salah dariku!!!’
‘memangnya kau melakukan apa, Seunghyun-ah?
Seperti ini saja kau sudah lemah.’
‘aku kan
mengikuti saranmu, hyung! Aku sudah berkenalan, berjabat tangan,
bertanya-tanya, lalu mencubit pipinya yang imut itu. Tiba-tiba dia pergi
meninggalkanku hyuuuuuung….’
Lalu benak
Seunghyun terhentak setelah mendengar cekikikan hyungnya diseberang telepon.
Seunghyun berpikir dua kali, apa saran mencubit
pipi adalah sebuah main-main?!
‘hahahahaha! Ya Seunghyun-ah! Aku hanya
main-main! Semua pesanku jangan dilakukan semua! Hahahahaha, pantas saja gadis
itu pergi! Dia akan kaget dengan perlakuanmu yang mengejutkan itu!’
Dan
Seunghyun melotot lebar. Membiarkan dahinya dijedotkan keatas meja beberapa
kali, masih dengan ponsel ditelinganya.
‘Huaaaaaaaa
hyungdeuuuul! Aku mau Gita-ssi! Kyaaaaaaa kalian jahat sekali!!!!!’
Semua mata
tertuju pada Seunghyun yang menghentak-hentak meja seperti orang gila. Kalau
ada les privat untuk pemuda keren dengan pengalaman cinta bernilai nol besar,
Seunghyun harus jadi orang pertama yang mendaftar.
Itu sudah
harga telak.
Makanya jadi
pemuda gentle sedikit, dong!
[끝][끝][끝][끝][끝][끝][끝][끝][끝][끝][끝][끝]
KA GITAAAAA INI SESUAI PERMINTAANMU BUAHAHAHAHAAHAHAHAHAAHAHAHAHA aduh aku belajar ngapalin ftisland semalem penuh, ngapalin yang mana junghoon, terus minhwan, terus seunghyun, kalo hongki sama jaejin mah udah tau :3
yah ini ficlet (gagal) terakhir yang jadi penutup abcdeficlet-ku^^
p.s : tanggung jawab ka gita gue jadi setres bikin kaya beginian wkwkwkwk