White Rose [Sinopsis]


White Rose

“Aku menari diatas pelangi… Mencari kehangatan dan lebih dekat dengan mentari. Sayapku lepas, hatiku patah. Eden tertawa, bunga-bunga tak peduli..”

Gadis kecil ini menjumput gaunnya. Ia mengangkatnya pelan agar ia lebih leluasa untuk berlari di taman bunga. Langkah-langkah kecilnya malah membuatnya anggun, meski ia bukanlah seorang penari handal. Sejumput bunga mawar putih dicabutnya perlahan, ia menyukainya, warnanya suci, dan cocok disampirkan di telinganya. Maka ia menaruh bunga itu di sela-sela telinga dan rambutnya.

“Neomu yeppeo…” lelaki yang berada tak jauh darinya mengacungkan ibu jarinya. Lantas, gadis kecil itu tertawa riang. Ia bahagia. Ia menemukan nafasnya, nafas yang akan dapat menyerahkan seluruh jiwanya pada siapapun dia, yang baru saja memujinya.

“Thankyou, as always!” ucapnya dengan bahasa asing yang lekat. Ia pintar membaca, menulis, bercerita, dan menjaga kekasih kecilnya.

Untuk pelajaran yang khusus ia pelajari sendiri sejak kecil inilah, ia bisa tersenyum pada matahari. Membayangkan ialah malaikat yang turun ke bumi, dengan karunia Tuhan yang berwujud lelaki tampan dengan rambut acak-acakan dan tingkah yang menyebalkan.

Remaja-remaja itu menyebutnya ‘kasih’.

Orang tua itu menyebutnya ‘kisah abadi’.

Sedangkan ia menyebutnya… cinta…


*


“Mawar berduri terpilih. Aku—malaikat dicampakkan..”

Ia mengetukkan jarinya ke meja. Benar-benar bingung akan dirinya sendiri.

“Eotte, Ae? Aku ingin jujur tapi sulit…” ucapnya sambil merengut. Ia memaju mundurkan bibirnya. Dan lelaki didepannya hanya menarik sebelah bibir, tanda ia tak tahu.

“Maaf, aku tak bisa memberimu saran. Aku bukan konsultan cinta.” Katanya beralibi. Gadis yang sudah sekian waktu menunggu jawaban itu akhirnya hanya bisa mengeluh. Menatap lekat sepasang mata yang sebaris lurus dengan tatapannya. Sungguh, ia bingung bagaimana cara ‘bilangnya’.

“Bagaimana kau yang mendengarkanku saja?” kata lelaki itu membuka topik baru, dan si gadis hanya mendongak, “…aku juga menemukan seseorang. Aku jatuh cinta, mungkin.”

Gadis ini tersenyum. Membiarkan luka dihatinya melebar. Ia takut, satu kata yang disebut kehilangan itu terjadi pada dirinya, yang lemah.


*


“Sekotor itukah malaikat sepertiku, dengan sayap yang telah gelap, tanpa cahaya?”

“Bunga-bunga itu dari siapa?” tunjuk lelaki berwajah tirus itu ke tumpukan bunga yang menghitam diatas meja. Setelah menangis, ia mencoba mengumpulkan nyawanya untuk menjawab.

“Itu darinya.” Jujurnya.

Lantas mengapa harus menutupi cinta yang hina? Mawar putih yang busuk saja masih terlihat cantik untuk dipajang?—ia berbisik dalam hati, bicara pada angin, meminta pertolongan.


*


“Aku menunggunya bicara. Hingga sayapku patah pun, aku menunggunya bicara. Mawar merah yang kejam, mengambil hatiku yang kini semakin padam.”

“Kau percaya padaku, kan? Aku ada untukmu…”

“Aku tidak bisa.”

“Aku bisa menunggu. Kau dapat mencobanya.”

“Aku jatuh padanya.”

“Aku jatuh padamu.”

“Tolong sedikit mengerti aku…”

“Kau yang tak bisa membaca keadaan. Kau sakit karenanya, kau seperti terjebak didalam hidupnya yang hina. Lantas mengapa kau memilihnya? Aku bisa memberikan mawar putih yang lebih cantik, lebih banyak, lebih indah dari pada miliknya yang sudah busuk!”

“AKU MEMANG TERJEBAK!” lalu ia terdiam, mundur selangkah, “…apa salahku jika aku mencintainya? Dia juga tidak salah mencintai lelaki bodoh itu!”


*


Untuk kesekian kalinya, kukatakan padamu
Aku lemah melawan cinta
Yang sudah ku pelajari sejak dulu
Yang sudah ku mengerti darimu

Seseorang yang menunggu mawar putih hadir, memang hanya aku
Ae.


*

-fin- 

yip inilah karya yang mudah-mudahan berakhir keren. kan chapteran lalu aku hapus abisnya gagal --'
specially for uri @Olpay yang rikues dengan temanya yang sedikit hard tapi okelah gue nangis kebawa suasana #belomjugamulai dan siapa sih castnya? itu rahasia perusahaan (?) yang pasti ketebak mungkin siapa-siapanya mah haha xD #dzig TYPO(s) APPLIED kan aku bukan seorang typer, cuma author ngasal --"

okey semoga terhibur dan sampaikan pesan-dan-kesannya pada @ghana704 si pemilik blog ini /slapped/

sending kisses, and hugs, ghaziana~

Postingan populer dari blog ini

UJI KOMPETENSI ARE FINISHED!