Boyf--Bestfriend Forever!
Cowok yang nyengirnya paling cenghar, itu namanya Fajar. Sahabat aku [mungkin bisa dihitung] dari TK karena kita satu kelas waktu itu. SD, kita gak bareng. Tapi kita tetangga-an. Hingga SMP, kita malah dipertemukan lagi, berakhir dikelas 9nya, kita sekelas. Kalo disebut satu geng juga engga, soalnya aku gak ngegeng loo #sok
Fajar itu cowok yang berkepribadian normal, tapi kalo dia masih hidup sih dibilang normal juga enggak hahaha xD otaknya rada-rada! Tapi anak ini, Moodbooster-Boy banget.
Beruntung kita punya kesamaan. Dimana terkadang kita suka punya kasus yang sama, suka musik dengan genre yang sama, suka idola korea yang sama, dan suka cowok yang sama (?!) Cowok yang paling deket sama aku, ya dia. Aku numpahin masalah aku ke dia, karena dia juga gitu.
Kemarin, setelah ada kontroversial terhadap-mantan-dan-mantan-juga-masih-tentang-mantan, dia yang bisa bikin aku tenang dan oke ghan, hidup lo belom selesai dan dunia gak sekecil yang lo pikir. So, cowok yang lebih baik itu lebih banyak daripada cetakan menjijikan kayak mantan lo. Dan oke, dia memang selalu benar kalo udah bicara tentang quotes karena dia emang pinter abis kalo ngasih saran.
Rumah kita nggak jauh. Satu yang aneh di-dia, adalah ijin orang tua aku. Aku nggak pernah boleh keluar malem bahkan kerumah temen cewek. Sedangkan aku kerumah dia, jam setengah 9 baru pulang pun no problem gitu istilahnya. Dia juga gitu. Masuk ke kamarku [walau itu dilarang] gak masalah. Kita berdua... semoga gak masalah! [karena belum ada masalah]
Mungkin hal-hal yang terlalu sensitif dibahas sama temen cewek yang suka 'comel', lebih baik aku kasih ke dia. Aku ngerasa dia dewasa, sahabat aku yang satu ini udah dianggep sebagai lebih dari pacar juga sahabat baik yang mau nerima curhatan khas ga penting ala Ghaziana.
Anak itu emang kadang lebih girlie daripada aku. Dan aku suka hal itu, berarti dia juga ngerti kayak gimana seorang cewek kalo lagi gak enak hati. Lagipula, hampir setiap minggu, aku pasti selalu sama dia kalo acara Car Free Day-Dago. Naik sepeda, gowes berdua, gak masalah.
Kenyamanan aku cerita sama dia, gak didapetin sama cowok-cowok yang lain. Dia terlalu keren buat dijelasin. So, makasih buat anak itu! Dan semoga dia berubah menjadi lelaki yaaa #haha
Warm Kisses~
